Tue. Apr 21st, 2026

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan permasalahan energi Indonesia bukan kekurangan minyak, tapi kurangnya simpanan.

POSKOTA.CO.ID – Ketahanan energi negara juga menjadi pandangan pemerintah dalam meningkatnya dinamika geopolitik dunia yang berpeluang mempengaruhi stabilitas pasokan energi dunia. Pemerintah meyakini penguatan sistem energi merupakan langkah penting dalam menjaga keamanan nasional dan stabilitas perekonomian.

Saat ini masyarakat sering menganggap permasalahan energi di Indonesia berkaitan dengan kekurangan bahan bakar minyak mentah (BBM). Namun, pemerintah mengatakan masalah utama yang dihadapinya bukanlah terbatasnya pasokan listrik.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan permasalahan utama terletak pada terbatasnya fasilitas penyimpanan bahan bakar sehingga tidak memungkinkan untuk menambah cadangan energi negara.

Informasi tersebut disampaikan dalam jumpa pers di Jakarta pada Selasa, 4 Maret 2026.

Baca juga: Prabowo ucapkan selamat kepada Iran, kirimkan surat belasungkawa atas meninggalnya Ayatollah Ali Khamenei

Cadangan Minyak Nasional Masih Aman

Bahlil mengatakan, saat ini situasi cadangan bahan bakar Indonesia masih di atas batas minimum yang ditetapkan pemerintah. “Cadangan kita minimal 20 sampai 23 hari. Sekarang BBM kita 23 hari. Jadi di atas standar minimum cadangan nasional,” kata Bahlil dikutip Poskota dari laman resmi Sekretariat Negara pada 5 Maret 2026

Artinya, Indonesia tidak mengalami kekurangan pasokan listrik. Namun, terbatasnya kapasitas penyimpanan membuat pemerintah tidak mampu menambah cadangan.

Baca juga: Pemerintah mengumumkan WFA Swasta mulai 16-17 Maret 2026, Menjelang Nyepi dan Idul Fitri 2026

Masalah terbesarnya bukanlah pengiriman, tapi penyimpanan

Menurut Bahlil, Indonesia berpotensi menambah cadangan minyak dalam jumlah besar. Masalahnya terletak pada kurangnya infrastruktur penyimpanan. “Kita tidak bisa bilang perlu simpan 60 hari. Mau ditaruh di mana? Kita tidak punya tempat penyimpanan,” ujarnya.

Keterbatasan fasilitas tersebut menyebabkan pemerintah tidak dapat menyimpan cadangan energi dalam jumlah besar meskipun pasokan tersedia.

Ia menambahkan, permasalahan terbesar ketenagalistrikan negara bukanlah ketersediaan minyak, melainkan tempat penyimpanannya. “Bukannya kita tidak punya cadangan untuk diisi minyak, tapi sekarang mau ditaruh di mana? Itu yang kita punya,” ujarnya.

Target Cadangan Energi Tiga Bulan

Berita Terkini

Berita Terbaru

Daftar Terbaru

News

Jasa Impor China

Berita Terbaru

Flash News

RuangJP

Pemilu

Berita Terkini

Prediksi Bola

Technology

Otomotif

Berita Terbaru

Teknologi

Berita terkini

Berita Pemilu

Berita Teknologi

Hiburan

master Slote

Berita Terkini

Pendidikan

Resep

Jasa Backlink

Slot gacor terpercaya

Anime Batch

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *