POSKOTA.CO.ID – Ketahanan energi negara juga menjadi pandangan pemerintah dalam meningkatnya dinamika geopolitik dunia yang berpeluang mempengaruhi stabilitas pasokan energi dunia. Pemerintah meyakini penguatan sistem energi merupakan langkah penting dalam menjaga keamanan nasional dan stabilitas perekonomian.
Saat ini masyarakat sering menganggap permasalahan energi di Indonesia berkaitan dengan kekurangan bahan bakar minyak mentah (BBM). Namun, pemerintah mengatakan masalah utama yang dihadapinya bukanlah terbatasnya pasokan listrik.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan permasalahan utama terletak pada terbatasnya fasilitas penyimpanan bahan bakar sehingga tidak memungkinkan untuk menambah cadangan energi negara.
Informasi tersebut disampaikan dalam jumpa pers di Jakarta pada Selasa, 4 Maret 2026.
Baca juga: Prabowo ucapkan selamat kepada Iran, kirimkan surat belasungkawa atas meninggalnya Ayatollah Ali Khamenei
Cadangan Minyak Nasional Masih Aman
Bahlil mengatakan, saat ini situasi cadangan bahan bakar Indonesia masih di atas batas minimum yang ditetapkan pemerintah. “Cadangan kita minimal 20 sampai 23 hari. Sekarang BBM kita 23 hari. Jadi di atas standar minimum cadangan nasional,” kata Bahlil dikutip Poskota dari laman resmi Sekretariat Negara pada 5 Maret 2026
Artinya, Indonesia tidak mengalami kekurangan pasokan listrik. Namun, terbatasnya kapasitas penyimpanan membuat pemerintah tidak mampu menambah cadangan.
Baca juga: Pemerintah mengumumkan WFA Swasta mulai 16-17 Maret 2026, Menjelang Nyepi dan Idul Fitri 2026
Masalah terbesarnya bukanlah pengiriman, tapi penyimpanan
Menurut Bahlil, Indonesia berpotensi menambah cadangan minyak dalam jumlah besar. Masalahnya terletak pada kurangnya infrastruktur penyimpanan. “Kita tidak bisa bilang perlu simpan 60 hari. Mau ditaruh di mana? Kita tidak punya tempat penyimpanan,” ujarnya.
Keterbatasan fasilitas tersebut menyebabkan pemerintah tidak dapat menyimpan cadangan energi dalam jumlah besar meskipun pasokan tersedia.
Ia menambahkan, permasalahan terbesar ketenagalistrikan negara bukanlah ketersediaan minyak, melainkan tempat penyimpanannya. “Bukannya kita tidak punya cadangan untuk diisi minyak, tapi sekarang mau ditaruh di mana? Itu yang kita punya,” ujarnya.
Target Cadangan Energi Tiga Bulan
Berita Terkini
Berita Terbaru
Daftar Terbaru
News
Jasa Impor China
Berita Terbaru
Flash News
RuangJP
Pemilu
Berita Terkini
Prediksi Bola
Technology
Otomotif
Berita Terbaru
Teknologi
Berita terkini
Berita Pemilu
Berita Teknologi
Hiburan
master Slote
Berita Terkini
Pendidikan
Resep
Jasa Backlink
Slot gacor terpercaya
Anime Batch
