Thu. May 7th, 2026

Gambar: Dadang Kosasih Menyelenggarakan Libur Idul Fitri di Puncak

BOGOR, POSKOTA.CO.ID – Setiap musim libur lebaran, Jalur Puncak Kabupaten Bogor menjadi titik rawan kemacetan. Ribuan wisatawan dan komuter membanjiri kawasan pegunungan Kabupaten Bogor.

Setelah upaya meredam permasalahan tersebut, ada kerja Kepala Bidang Transportasi Kelompok Pembinaan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, yang merupakan salah satu tokoh yang mendorong kebijakan pengelolaan kendaraan kota (angkot) di jalan tersebut.

Menjelang Idul Fitri 2026, Dadang memimpin pelaksanaan proyek penghentian sementara aktivitas angkutan umum di Jalan Puncak selama lima hari. Kebijakan ini dirancang untuk mengurangi kemacetan saat musim libur panjang, namun tetap fokus pada kesehatan pengemudi dan pemilik kendaraan.

Pertama, harus mengikuti aturan. Pada tanggal 22, 23, 24, dan 27 dan 28 Maret tidak ada angkutan umum yang beroperasi di tiga ruas jalan Jalur Puncak, kata Dadang kepada wartawan di Cibinong, Minggu 15 Maret 2026.

Baca juga: Ajang Dash Run di Stadion Pakansari disebut efektif menurunkan angka kriminalitas di Kabupaten Bogor

Dengan kebijakan tersebut, Dadang akan memastikan pengemudi angkutan umum tidak boleh kehilangan pendapatan. Pemerintah Daerah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat telah menetapkan santunan bagi pengemudi dan pemilik kendaraan selama masa penghentian pekerjaan.

Sekitar 700 unit angkutan umum dan total 2.068 pengemudi dan pemilik kendaraan akan mendapat santunan Rp 200 ribu per hari selama lima hari penghentian pekerjaan.

Menurut Dadang, praktik ini menjadi jalan tengah antara kebutuhan kelancaran lalu lintas dan kesejahteraan pengemudi yang bergantung pada angkutan umum dalam kehidupan sehari-hari.

“Setiap orang akan mendapat gaji Rp200 ribu per hari selama larangan administratif,” jelasnya.

Baca juga: Bupati Bogor Gelar Gerakan Pangan, Food Bar Asli Dijual Mulai Rp 40 Ribu

Meski begitu, ia menambahkan aturan harus tetap ditegakkan. Apabila masih ditemukan angkot yang memutuskan beroperasi pada masa pembatasan tersebut, maka Dinas Perhubungan akan memberikan peringatan terlebih dahulu. Namun jika tetap bungkam, mereka akan bekerja sama dengan polisi.

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *