POSKOTA.CO.ID – Citra Elfiany Syafruddin semakin memburuk setelah muncul dalam kontroversi dugaan penelitian palsu yang melibatkan nama Rifaldy Fajar.
Kasus ini ramai diperbincangkan di media sosial setelah Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UMB) resmi mempublikasikan tudingan mengambil keuntungan dari relasi kampus dalam berbagai kegiatan ilmiah.
Dalam keterangannya, UMB menyebut kondisi universitas tersebut buruk karena adanya penggunaan nama universitas tanpa izin dalam artikel ilmiah yang terkait dengan Elfiany Syafruddin.
Nama Elfiany banyak muncul dalam penelitian yang tercantum di akun Google Scholar milik Rifaldy Fajar.
Saat ini, Rifaldy bersama dua nama lainnya, Prihantini dan Rini Winarti, tengah menghadapi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) atas tuduhan penelitian palsu pada konferensi International Society of Pneumonia and Pneumococcal Diseases (ISSPD) yang digelar di Kopenhagen, Denmark, 17-21 Mei 2026.
Universitas Muhammadiyah Bulukumba sendiri membenarkan bahwa Elfiany Syafruddin saat ini bukan merupakan mahasiswa, dosen, atau peneliti aktif di kampus.
Namun pihak universitas membenarkan bahwa Elfiany memang pernah mempelajari Program Bahasa Indonesia saat universitas tersebut masih bernama STKIP Muhammadiyah Bulukumba.
Penegasan ini dikeluarkan untuk menyikapi perbincangan yang tengah berlangsung di masyarakat terkait masa jabatan Elfiany di UMB.
Universitas menilai penggunaan koneksi kampus dalam kegiatan ilmiah tertentu dapat menyesatkan masyarakat dan dapat merusak reputasi universitas.
Oleh karena itu, UMB meminta agar seluruh dokumen yang memuat nama universitas dihilangkan atau diperbarui.
“Kami mohon agar Saudan Elfiany Syafruddin segera menghentikan produksi ini dan segera menghapus atau membatalkan nama Universitas Muhammadiyah Bulukumba dari seluruh artikel dan tulisannya yang dimuat dalam laporan atau jurnal mana pun,” demikian rilis UMB yang ditandatangani Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMB Ilmar Andi Achmad di akun UBM, Ilmarch LPPM, dan Instagram UMB.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Jasa Backlink
Download Anime Batch
